Jumat, 27 Januari 2012

Dari seorang kakak..

25 tahun 10 bulan hidup bersaudara dengannya, saya melihat dia tumbuh sejak lahir sampai sekarang ini, seorang adik perempuan yg punya banyak prestasi dan membanggakan keluarga..
Menjadi murid teladan,menjadi panutan di sekolah, itu yang selalu saya dengar, bahkan saya sendiri malu karena tidak bisa menandingi prestasi-prestasinya yg luar biasa di bidang akademis.
Hingga dia besar dan memilih jalur broadcast untuk profesinya. Terasa sangat wajar karena darah seni mengalir begitu deras di keluarga kami.


Pergaulan ibukota yang sangat keras membuat saya dan keluarga khawatir, tapi saya percaya dia akan bisa menjaga diri.
Sampai lulus kuliah, dia membuktikan bahwa dia bisa menjaga diri dan terhindar dari semua masalah negatif pergaulan ibukota. Dia pun bisa membuat keluarga bangga dengan tanggung jawab nya dalam meniti karier seperti apa yang dia cita2kan.


Sampai suatu ketika keadaan membuat dia berada pada posisi yang sangat tersudutkan, keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi dirinya, keadaan yang membuat dia hancur. Rusak semua prestasi2 yang dia telah capai karena sebuah kejadian yang sama sekali tidak diinginkan olehnya. Dia melakukan satu kesalahan fatal, hanya karena untuk menghilangkan rasa keingintahuan akan satu benda biadab ini. Setelah itu teguran dari Tuhan YME pun langsung menghampirinya, hanya beberapa jam setelah dia mencoba benda haram itu. Hukuman dan teguran langsung dr Tuhan yang tidak ingin melihat dia terjerumus lebih dalam ke dunia yang gelap dan hitam. Karena saya yakin, Allah Maha Tahu, Dia tidak ingin adik kecil ini berubah menjadi orang yg tidak baik, Allah hanya ingin adik kecil saya ini tetap menjadi anak yang baik, anak yg tetap berada di jalur-Nya.

Sekarang dia terjebak di sebuah kondisi yang sulit, dan saya hanya bisa berdoa dan minta perlindungan kepada Allah. Dan tentunya saya sebagai seorang kakak, akan melakukan apapun untuk menolong dan menguatkannya. Karena saya yakin, saya tahu persis, dia ini orang yang sangat jauh seperti yang sekarang banyak orang pikirkan. Saya tetap percaya dia dan saya akan tetap yakin bahwa Allah itu ada -dan akan selalu ada- untuk dirinya.

We'll keep fighting, karena kami sekeluarga mencintai dan menyayanginya.

Be strong my lil sister, be tough and believe that we always there for u.

Love u Dis..